Comeng Minta Maaf Kepada Rakyat Aceh dan Minta Din Mini Bertanggung Jawab terhadap Anggota

ACEH UTARA – Faisal atawa yang kerap dipanggil Comeng meminta maaf kepada Pemerintah dan Rakyat Aceh atas apa yang dilakukannya saat bergabung dengan kelompok bersenjata Din Minimi. Demikian dikatakan Comeng melalui media, Minggu 8 Januari 2017.

"Pada kesempatan ini, saya ingin minta maaf sebesar-besarnya kepada Pemerintah Aceh, khususnya rakyat aceh semua. Saat ini saya tidak bermaksud untuk menyakiti ataupun saling menyalahkan," ujarnya.

Mungkin dulu, tambahnya, cara saya untuk merintis cita-cita lebih mengutamakan ego dan senjata sehingga bertentangan dengan UUD 45. "Saya akui salah, namun kalau masih ada jalan yang lurus untuk apa saya bersikap keras meneruskan semua ini."

"Pengalaman itu guru bagi saya, pengajaran bagi semua teman. Andaikata saya tidak punya tanggung jawab maka saya berani bilang biarkan saja saya di jeraji besi tetapi di belakang saya masih ada yang butuh pendidikan selayaknya, biarlah mereka hidup dengan cita-cita," ungkapnya.

Comeng juga menegaskan kalau dirinya tidak mengeluh untuk menyampaikan kata-kata ini. "Insha Allah, izin Allah, saya masih kuat masih mampu dengan resikonya. Saya pun manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan dan dosa."

"Pribadi saya saat ini, sesuatu yang telah menjadi kenyataan adalah ujian Allah, tiada rasa sedikit pun untuk membalasnya, tetapi jangan biarkan mereka terhenti dari cita-cita. Tidak jadi masalah, hukumlah saya karena bersalah," lanjutnya.

Selain itu, comeng juga menggingatkan Din Minimi tentang perjanjian yang dulu dibuatnya dengan Kepala BIN.  "Saya minta Bang Din bertanggung jawab atas semuanya. Tentang semua tahanan yang terpisah, bang din harus bertanggung jawab dan jangan main kucing-kucingan. Dalam waktu dekat harus dilepaskan, tegak kan keadilan seperti misi langkah awal pertama yg pernah kita sampaikn," ujar Faisal alias Comeng.

Faisal Comeng juga berharap kepada Din Minimi agar kedepan tidak akan lahir Din Minimi jilid II. "Rakyat Aceh butuh aceh damai, jadi pikirkan kebaikan aceh di masa depan."


"Untuk korban yang meninggal, anak dan istri harus bang din minimi benar-benar santuni. Jangan biarkan air mata mereka membasahi bumi aceh," tegas Comeng. (AN03)

Tag : NEWS
Back To Top