BANDA ACEH - Pesawat militer milik tentara Amerika Serikat jenis boing 62-3582, mendarat di bandara internasional Sultan iskandar Muda, informasi yang berhasil dihimpun dilokasi pendaratan tersebut dilakukan sangat tiba-tiba itu dikarenakan kerusakan pada mesin sebelah kanan pesawat, Jum,at (24/03).
Informasi pendaratan pesawat militer As tersebut, diketahui tidak memiliki dokumen yang lengkap, hasil investigasi dari aparat TNI, diketahui personil yang berada di dalam pesawat militer AS diantaranya, Vaughan, Roark L.Ssgt, Bubel, Scott W. Ssgt., Marsh, Tristan J.Sra., Robinson. Daniel R.Msgt., Day, Christopher M.Sra., Cabrillas, Cameron J.Tsgt., Higley, Timothy M.Maj., Washington, Tyler J.Sra. Sedangkan kru pesawat adalah; Bosworth Joshua C. Capt., Corthell Jeffcy S. llt, Markham, Williaa D. Capt., Rambish, Natalie M. Capt., White, Anthony D.Lt Col., Umholtz, Robert M.Maj., Moses, Tami J.Maj., Galtogos, Jose L.TSgt., Benscoter, Theodore J.Ssgt., Freftag, Joseph E.SrA., Adams, Anthony g.TSgt., dam Woolford, Jason C.Maj.
Pendaratan darurat pesawat militer As ini diketahui sedang terbang dari pangkalan militer USA yang berada di India Diegogarcia AB dengan tujuan penerbangan pangkalan militer Kadena AB yang berada di negara Jepang, dan dari Jepang melanjutkan ke pangkalan militer yang di Negara Canada.
Penerbangan ini rutin dilakukan oleh militer USA untuk mengunjungi pangkalan militer milik mereka, dan terbang di daerah Indonesia, pesawat militer milik AS tersebut mengalami trobel pada mesin 1 sebelah kanan sehingga membuat pesawat tersebut harus melakuka landing darurat di Bandara SIM Aceh.
Terkait hal tersebut pengelola Bandara SIM langsung melaporkan kejadian tersebut ke Danlanud SIM Kol PNB Suryono. Danlanud SIM beserta Kaintel Lanud SIM Manyor Sus Toni langsung mendatangi pesawat tersebut dan langsung memeriksa kondisi pesawat.
Untuk sementara menunggu proses peristirahatan Danlanud telah berkoordinasi dengan Imigrasi Bandara SIM dan rombongan tersebut saat ini diberi ruangan di kantor pemadam kebakaran guna menunggu proses perbaikan pesawat.
Kru dan para penumpang pesawat tidak dibolehkan keluar dari Bandara SIM Aceh, sampai saat ini pesawat masih di Runway Bandara SIM Aceh, (AN,01).
