RADARACEH.COM | ACEH TIMUR - Sejumlah pemuda di Aceh Timur menilai PT.Medco E&P Malaka menutup peluang para pemuda lokal untuk bekerja di area CPP Blok A, Aceh Timur.
Pasalnya syarat dan ketentuan harus berpengalaman kerja 5 sampai 8 tahun untuk lamaran kerja di CPP Blok A tersebut.
Salah satu pemuda Herizal asal Julok, Aceh Timur kepada Media mengatakan syarat tersebut dinilai sebagai upaya mempersempit peluang kerja bagi putra -putri Aceh Timur yang diketahui banyaknya pengangguran di Aceh Timur.
"Kita sangat menyesalkan jika putra-putri Aceh Timur dengan batas usia 40 tahun dan harus mempunyai pengalaman kerja 5 hingga 8 tahun untuk bekerja di Blok A. Ini kita sinyalir ada upaya untuk mendiskriminasi generasi Aceh Timur dalam mendapat peluang kerja di tanah kelahiranya sendiri," kata Herizal.
Menurutnya, jika persyaratan tersebut diterapkan oleh PT Medco di Aceh Timur sangat tidak wajar. Ini karena semasa konflik pemuda Aceh Timur banyak putus sekolah dan ikut mengangkat senjata di hutan.
"Menyoe lagenyan persyaratan kerja, nyan sama dengan hana dibie peluang kerja kepada pemuda di Aceh Timur, apalagi banyak yang putus sekolah dan masuk GAM pada masa konflik dulu," katanya.
Selain itu, Putra, pemuda Indra Makmur juga mengatakan hal serupa, Ia meminta perusahaan di CPP Blok A itu agar lebih transparan terkait rekrutmen tenaga non skil maupun skil. harapnya
"Kita berharap dengan adanya perusahaan raksasa ini dapat mensejahterakan warga lingka tambang dengan cara memberi peluang pekerjaan dan pemberdayaan bagi warga yang tidak dapat bekerja di CPP itu" jelas Putra
Sementara itu, Ketua LSM Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) Aceh Timur, Nasrudin di tempat terpisah, mengungkapkan persyaratan diterapkan oleh PT Medco sangat mendasar karena kondisi Aceh yang baru saja damai dari konflik berkepanjangan.
"Jangan lupa Aceh baru saja pirang dari masa konflik yang berkepanjangan, jadi jangan buat persyaratan yang sama dengan tidak memberikan peluang kepada Pamuda Aceh Timur," kata Nasruddin. (RI)
Tek Foto: Ilustrasi
