Direktur RSUD dr.Fauziah Bireuen Bantah "Sunat" Honor Bidan Kontrak

RADAR ACEH | Bireuen- Direktur Rumah Sakit Umum (RSUD) dr. Fauziah Bireuen membantah sunat uang honor Bidan kontrak seperti yang diberitakan media online Radar Aceh beberapa waktu yang lalu.

"Pasalnya, uang tersebut belum dicairkan dari bagian keuangan rumah sakit umum dr.Fauziah, bagaimana uang honor kontrak tersebut bisa kami sunat, itu tidak benar," sebut direktur RSUD dr.Fauziah Bireuen, melalui Kabag Umum Raihan Julisaputri , S.Si Apt. saat ditemui wartawan media ini diruang kerjanya, Rabu: 24/05/2017

Menurutnya, uang honor bidan  yang berjumlah 20 orang itu masih dipelajari oleh bagian umum, karena ada hal yang keliru dan salah ketika diamprah administrasinya kebagian keuangan untuk dicairkan.

Dalam SK surat tugas sebelumya, sejumlah Bidan kontrak ditempatkan posisinya bagian keperawatan, seharusnya mereka ditempatkan bagian kebidanan, sebagaimana disesuaikan dengan tupoksi satuan kerja dilingkungan RSUD dr. Fauziah 

"Nah, ketika berkas mereka akan diproses kebagian keuangan untuk dilakukan pencairan, ada hal yang tidak sesuai dalam berkas tersebut.

Ketika dilakukan pemeriksaan, kelengkapan administrasi berkas bidan kontrak sebanyak 20 orang itu tidak sesuai dengan SK penempatan.

Sehingga, bagian keuangan setempat tidak bisa mencairkan honor mereka. Namun, bukan berarti honor mereka tidak dicairkan sama sekali, setelah dilakukan perubahan dan disesuaikan SK sejumlah bidan kontrak tersebut, baru bisa dicairkan," paparnya.

Tambahnya, "kita juga sudah menyampaikan hal ini kesejumlah bidan kontrak untuk bersabar, menyangkut jerih yang selama 3 bulan tersebut dipending pencairannya,

"Bahkan mereka sudah dijelaskan tentang pemahaman administrasi dan dalam bulan depan uang honor mereka akan kita cairkan," ungkapnya,(IS).
Tag : NEWS
Back To Top