BIREUEN -- Pemilihan Keuchik Keude Lapang disinyalir adanya suara siluman untuk memenangkan calon keuchik. Terdapat perbedaan antara pemilih dengan total perolehan suara.
Permainan untuk memunculkan suara siluman mulai tercium oleh Radar Aceh, Diduga dilakukan panitia dengan menyembunyikan data ketika diminta oleh awak media.
"Rekap daftar hadir sudah dimasukkan dalam tong suara dan sudah dibawa ke kantor camat," ujar ..... saat diminta lihat Daftar hadir oleh Awak media Radar Aceh saat itu. Rabu (23/08).
Kasie Pemerintahan Kantor Camat Gandapura, Abdullah, yang ditemui untuk mencross cek kebenaran perihal daftar hadir pemilih sudah diantar ke Kecamatan, langsung membuka Kotak suara yang isinya Kertas Suara dan undangan, sedangkan rekap hadir pemilih tidak ada, Jum,at (25/08).
Abdullah kemudian menghubungi stafnya yang dipanggil Lia, dan Kasie Pemerintahan mengatakan daftar pemilih ada dalam lemari. "Kunci tidak ada sama saya," akunya tanpa mengatakan siapa yang memegang kunci tersebut.
Menurut Kasie Pemerintahan, jumlah DPT 819 dan ditambah 9 pemilih yang menggunakan KTP sehingga total 828 pemilih.
Data yang Radar Aceh miliki, pemilih yang hadir pada pemilihan pilkades sebanyak 552 pemilih dan ditambah dengan 4 pemilih yang sakit yang dijemput oleh panitia tanpa ada saksi yang mendampingi sehingga total pemilih menjadi 556.
Empat Suara siluman langsung muncul, papan perhitungan suara jumlah pemilih menjadi 560 suara, dari seharusnya 556 suara (A,007).
