Jalan Pelabuhan Labuhanhaji Luput dari Perhatian Pemerintah

RADARACEH.COM | Tapaktuan- Sungguh kita sayangkan keadaan salah satu jalan strategis di Labuhanhaji yang menghubungkan ke arah pelabuhan rusak parah, jalan yang di gunakan masyarakat sinabang untuk menyeberangi kabupaten mereka melalui pelabuhan pasar lama ini sudah tidak layak pakai lagi, apalagi ketika musim hujan jalan tersebut bagaikan kolam ikan, ungkap Akmaluddin yg merupakan pemuda gampong tersebut.

Banyak masyarakat yang sangat kecewa kepada pemerintah Aceh selatan yang tidak memperhatikan kondisi jalan di gerbang masuk gampong pasar lama tersebut. Salah seorang masyarakat gampong pasar lama kec. Labuhanhaji yg berjualan mie soe tepatnya di samping jalan tersebut juga merasa tergangu dengan kondisi jalan saat ini. Azwar sang pemilik warung miesoe ayam tersebut melaporkan bahwa disaat hujan jalan itu sangat mengganggu warungnya karena genangan air di jalan itu bahkan terkadang genangan tersebut mengenai halaman warungnya sehingga membuat masyarakat dan pelanggan miesoe miliknya susah melewatinya.

Akmaluddin yg juga sebagai mantan ketua ikatan Pemuda, Pelajad, dan Mahasiswa Labuhanhaji (IPPML) - Banda Aceh, berharap kepada pemerintah Aceh Selatan untuk memperbaiki jalan tersebut karena jalan yg berada di gerbang masuk gampong pasar lama (simpang depan hotel Hikmah dan Simpang RS yetrizal) merupakan salah satu jalur akses ekonomi masyarakat labuhanhaji raya yg menghubungkan pelabuhan dan tempat pendaratan ikan (TPI). Bayangkan jika jalan tersebut dibiarkan berlarut-larut rusak maka akan mengganggu ekonomi masyarakat kedepannya.

Sangat disayangkan Kabupaten Aceh Selatan yang mendapatkan penghargaan WTP sebanyak dua kali di bawah kepemimpinan Teuku Sama Indra, tapi masih ada daerah yang kurang di perhatikan. Kepada bapak bupati tolong lihat gampong pasar lama khususnya dan labuhanhaji pada umunnya dengan dua mata, jika itu tidak bapak perhatikan maka cocok untuk Labuhanhaji mendapat penghargaan LPT (Luput Perhatian TS). (Romy/Rls)
Tag : NEWS
Back To Top