Mahasiswa Pijay Minta Pemerintah Jokowi Selamatkan Rohingya

RADARACEH.COM | Banda Aceh - Ketua Umum Forum Komunikasi Mahasiswa Pidie Jaya (FKMPJ), Muhammad Hawanis meminta presiden Joko Widodo untuk membantu masyarakat Rohingnya dari penindasan dan juga genosida di Myanmar. Harapan ini disampaikan melalui pers rilis kepada media, Jumat (8/9/17).

Seperti kita ketahui bersama, Rohingya merupakan kelompok etnis muslim yang diketahui telah berdiam selama berabad-abad di Myanmar. Saat ini diperkirakan ada sekitar 1,1 juta warga muslim Rohingya yang tinggal di negara yang dikuasai Junta Militer tersebut.

Etnis Rohingya tinggal di pesisir barat negara bagian Rakhine dan tidak diperbolehkan pergi tanpa izin dari pemerintah. Dampaknya, hak mereka untuk belajar, bekerja, bepergian, menikah, menjalankan agama dan mengakses layanan kesehatan juga ikut dibatasi.

Sejak tahun 1970-an, tindakan kekerasan terhadap Rohingya di negara bagian Rakhine memaksa ratusan ribu orang melarikan diri ke negara tetangga seperti Bangladesh, Malaysia, Thailand dan negara Asia Tenggara lainnya. 

"Umat muslim di dunia harus ikut bersuara dalam hal ini, mengingat sesama muslim adalah bagaikan satu tubuh, maka harapan kita sekarang untuk membantu saudara kita yang lagi sengsara di Myanmar disana," tegas ketua umum FKMPJ tersebut

Rohingya kerap melaporkan adanya tindakan pemerkosaan, penyiksaan, pembakaran dan pembunuhan yang disebut dilakukan oleh aparat keamanan Myanmar.

"Maka sangat di sayangkan melihat kondisi muslim di Mianmar terus di perlakuan dengan tidak baik oleh kaum budha dan aparat militer," tegas Hawanis.

"Pemerintah pusat harus bekerja keras untuk bisa membantu etnis Rohingya berupa bantuan makanan atau obat-obatan yang bisa berguna untuk umat muslim," harap mahasiswa Pijay tersebut. [Romy/NAJMI]
Tag : NEWS
Back To Top