Tuha Peuet Gampong Kecamatan Langsa Baro Ikut Bintek


LANGSA - Maju mundurnya pemerintahan gampong sangat ditentukan oleh Pemerintah gampong (geuchik dan aparaturnya) dan Tuha Peuet Gampong, jelas Wakil Walikota Langsa, Dr. H. Marzuki Hamid,MM pada Pembukaan Bimtek Tuha Peuet Gampong Kecamatan Langsa Baro, Penyerahan secara Simbolis Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Aparatur Gampong, serta Penyerahan Rancangan Qanun Gampong kepada Geuchik Geuchik dalam wilayah Kecamatan Langsa Baro di aula Hotel Kartika, Senin, (18/9).

Berdasarkan Laporan Camat Langsa Baro, Drs. Zulhadisyah, MSP, ada beberapa Aparatur Gampong di wilayah Langsa Baro yang sudah menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, diantaranya Gampong Paya bujok Tunong, Gampong Karanganyar, Gampong Sukajadi Makmur, Gampong Birem Puntong, Gampong Gedubang Jawa dan Gampong Gedubang Aceh

Pemerintah Gampong berfungsi merumuskan kebijakan-kebijakan gampong dalam bentuk qanun Gampong. Qanun Gampong juga harus merujuk kepada hirarki Peraturan PerUndang-Undangan, mulai dari UUD 1945 sebagai Undang Undang tertinggi di Negara. Begitu halnya dalam menjaga kebersihan gampong, Pemerintah Gampong juga hendaknya dapat membuat qanun tentang Gotong Royong, tentang Peradilan Adat, dan tentang syariat islam, tegas Marzuki Hamid.

Pemerintahan Gampong sebagai daerah pemerintahan otonom yang diberikan kewenangan mengurus dan mengatur rumah tangganya sendiri. Tuha Peuet adalah sebagai pengawas di Gampong, pengesahan APBG Gampong disahkan bersama sama dengan Pemerintah Gampong. Jadi, Pemerintah Gampong hendaknya menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban APBG Gampong di dalam forum Tuha Peuet Gampong. Sedangkan Pertanggungjawaban dari Pemerintah Gampong disampaikan langsung oleh Geuchik kepada Walikota. Jadi masyarakat jangan sampai salah persepsi dalam memahami hal ini, jelas Marzuki Hamid.(IW) 

Tag : NEWS
Back To Top