RADAR ACEH | Pidie - Wakil Bupati Pidie Fadhullah TM Daud, hadiri acara
kegiatan Fasilitasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang bertempat di aula Balai Pertanian Kecamatan Peukanbaro, Rabu
:13/09/2017.
"Semua desa harus memiliki BUMDes, agar menjadi desa yang mandiri," kata Wakil Bupati Fadhlullah , saat menghadiri acara tersebut.
Menurutnya, anggaran DD/ADD yang diterima desa merupakan dana stimulus dari pemerintah. Sehingga bisa saja dalam beberapa tahun kedepan program tersebut dihapus dan desa tidak lagi mendapat suntikan dana dari pemerintah. Apalagi dalam Undang-undang nomor 6 tahun 2014 disebutkan jika BUMDes merupakan badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya milik desa sehingga hasilnya akan dinikmati oleh desa.
"Jadi kalau misalnya DD/ADD nanti dihapus oleh pemerintah, Desa tidak lagi tergantung karena sudah memiliki badan usaha," ujar Fadhullah
Lanjutnya, semua desa yang belum memiliki BUMDes segera membentuk badan usaha sesuai dengan potensi daerah masing-masing. Sehingga anggaran DD/ADD yang diterima dapat bermanfaat dengan baik dan menjadi sumber pemasukan bagi kas desa.
"Dana Rp 1 Miliar lebih itu harus dimanfaatkan dengan baik. Itu nanti juga bisa menjadi sumber pemasukan bagi desa," jelasnya
Wakil Bupati Pidie juga berharap Bumdes bisa dikelola dengan baik oleh Kepala Desa (Keuchiek) agar kedepannya desa secara administrasi lebih baik.
Sementara itu, Ketua Forum Keuchiek Abdul Gani menyampaikan tujuan Kegiatan Fasilitasi Aplikasi Sistem Keuangan Desa dan BUMDes agar aparat pemerintah desa mendapatkan kemudahan di saat melakukan proses pengelolaan keuangan serta dapat mempertanggung jawabkan akuntabilitas dan juga bisa diharapkan dapat mewujudkan pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel" terangnya.
Abdul Gani juga berharap kegiatan Siskeudes dan Bumdes ini juga dapat dimaksudkan sebagai suatu upaya untuk menyampaikan kebijakan maupun pedoman serta mempelajari keberhasilan pengelolaan Siskeudes yang berkaitan dengan penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan Bumdes dan Siskudes"paparnya.
Dalam acara yang di gelar oleh Forum Keuchiek Kecamatan Peukanbaro dan pemateri dari Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (BPMD) tersebut di hadiri Wakil Bupati Pidie, Kepala BPMD, Camat dan Bendahara Operator desa se- Kecamatan Pidie. (FH01)
(Editor: SR)
Tag :
NEWS
