RADARACEH.COM | Banda Aceh - Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PII) Aceh menyelenggarakan Pembukaan Training Terpadu Nasional PII dan Seminar Gerakan Literasi pada Tanggal 05 November 2017 di Aula Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh.
Dalam acara pembukaan, Ketua Panitia Muhardi Siddik JB menyebutkan, "dalam kegiatan Training Terpadu Nasional PII ini berupa Leadership Advanced Training, Pendidkan Instruktur Dasar, Leadership Intermediate Training, Latihan Manajemen Strategis, dan Latihan Manajemen Dasar" imbuhnya.
Hadir dalan acara, Munir Azis mewakili Keluarga Besar PII Aceh, dalam sambutannya ia berharap penekanan semangat literasi yang harus dilakukan oleh PII Aceh. Selain itu, H. Miswar Sulaiman juga mengajak kader PII untuk terus memperbaiki Akhlak "sebagai kader PII, sudah semestinya berakhlaqul qarimah, akhlak harus menjadi perhatian khusus, menjadi anak umat harus mengedapankan akhlak"
PB PII dalam sambutannya menyebutkan bahwa gerakan PII harus terus berkarya dalam menggali potensi diri.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh, Zulkifli, M.Pd. mewakili Gubernur Aceh dalam sambutannya peran PII sangat besar dalam peradaban Pendidikan dan Kebudayaan. PII merupakan wadah pemersatu pelajar yang telah banyak mengantar para tokoh di bangsa ini. Sejak awal gerakn PII bersifat Independen, sehingga kehadiran PII mampu mematahkan istilah "devide et impera" (politik adu domba).
Selanjutnya ia menyebutkan bahwa Program Aceh Carong haruslah menjadi perhatian khusus dari segala pihak dari goncangan arus globalisasi yang seakan tak bisa dibendung. "Anak-anak harus sopan dan santun terhadap orang tua, anak-anak juga harus giat mengikuti training, workshop dan seminar dalam memperkaya khazanah keilmuannya".
Dalam perjalanan perpustakaan ia mengajak pelajar untuk gemar melakukan Gerakan"Iqra'" "Perpustakaan menjadi pusat kegiatan pelajar yang ada di indonesia, ia juga mengajak setiap pelajar untuk gemar membaca Al-Qur'an dan buku bacaan bermanfaat" tutup Zulkifli.
Secara terpisah, Ketua Umum PW PII Aceh, Ikhsan Azhar mengatakan bahwa Pelaksanaa Training Terpadu Nasional PII ini adalah suatu proses Kaderisasi yang ada di PII, "Melalui Program Kaderisasi seperti ini, kita sangat berharap kepada seluruh peserta untuk dapat merumuskan gerakan strategis yang dibutuhkan oleh Pelajar dan Umat, sehingga tujuan, Misi dan Visi organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya" Tutur Ikhsan.
Selanjutnya kader Paripurna yang telah menyelesaikan Pendidikan Instruktur akan dipersiapkan untuk terlibat dalam proses pentrainingan yang dijadwalkan akan diselenggarakan secara serentak di seluruh Aceh pada musim liburan nanti atau sekitar bulan Desember 2017 hingga Januari 2018. "Nantinya melalui Bidang Kaderisasi PW PII Aceh akan membentuk tim Instruktur yang akan ditempat di Daerah-daerah se Aceh untuk terlibat dalam proses training di musim liburan nantinnya" tutup ikhsan.
Pewarta : Ariandy
Tag :
NEWS
