RADAR ACEH | Bireuen - Pemuda Partai Aceh (PPA) Bireuen Mempertanyakan sikap pemerintah daerah kabupaten bireuen dalam penyelenggaraan turnamen volly ball yang direncanakan akan berlangsung pada 17 November - 4 Desember 2017 mendatang Hal tersebut disampaikan Sekjen PPA Kabupaten Bireuen Fauzan, kepada awak media ini, Rabu (08/11/2017).
ia mempertanyakan mengenai kegiatan turnamen volly pemerintah Aceh cawan gubernur II yang diketuai panitia pelaksana oleh anak bupati saifannur beserta lokasi kegiatan ditanah pribadi milik keluarga kontraktor tersebut.
"Kami mulai heran dengan birokrasi pemerintah kabupaten bireuen, pasalnya di bireuen masih ada gelanggang olahraga milik pemda, ini kan acaranya pemerintah Aceh. Jadi, kok dibireuen dibuat ditempat pribadinya milik Bupati, "imbuhnya.
Kemudian, ia juga mempertanyakan mengenai sosok ketua panitia yang dijabat oleh anak sang Bupati yaitu Uun, Sedangkan di Bireuen ada pengurus PVBSI kabupaten.
"ini terkesan seperti acara keluarga, kalau kita lihat di iklan, itu acaranya milik pemerintah, bukan milik keluarga, jadi saya heran dengan Bupati Bireuen yang berjargon kerja, ikhlas dan tuntas. Dimana letak ikhlasnya, jika hal sekecil itu juga dikuasai oleh keluarga Bupati, "tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menilai pihak pemerintah Aceh dalam hal ini dibawah cengkraman Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah seperti sedang melakukan sikap balas budi kepada Bupati Saifannur atas kemenangannya di Bireuen saat pilkada kemarin.
"Acara pemerintah provinsi kok ditempat pribadinya Bupati. Jadi untuk apa juga ada fasilitas Pemerintah jika tidak difungsikan", ujar Sekjan PPA
Selain itu Ketua PPA menambahkan "Ini tak masuk akal! mengapa kegiatan turnamen volley tersebut lokasinya di fasilitas pribadi milik Bupati? Apakah karena Fasilitas Gelanggang Olahraga Kab. Bireuen yang memang belumlah memenuhi harapan. Atau ada indikasi tertentu mengenai hal ini.
Jika memang fasilitas olahraga di kab. Bireuen belumlah layak, maka menjadi kewajiban bagi pemerintah daerah untuk menyediakan layanan dan fasilitas olahraga secara berkualitas, agar pemuda bisa menghasilkan prestasi.
"Menyikapi kondisi mengkhawatirkan diatas, Kami PPA Bireuen sebagai organisasi sayap Partai Aceh merasa perlu untuk menyatakan sikap dan menuntut Pemkab bireuen agar lebih terbuka terutama dalam hal untuk meningkatkan ketersediaan fasilitas olahraga di Bireuen, "tutupnya. (Fau)
Tag :
NEWS
