LHOKSEUMAWE --- Ketua Bhayangkari Lhokseumawe Gamar Budiman beserta pengurus Bhayangkari Lhokseumawe mengunjungi pengrajin Tas Bordir Azul Souvenir di Desa Meunasah Arun, Kecamatan Muara Batu Kabupaten Aceh Utara, Sabtu (27/01/2018).
Dalam kesempatan tersebut, Gamar Budiman mengatakan, bahwa suatu kebanggaan bisa melihat dan membeli langsung di tempat proses pengrajin tas di Desa Meunasah Arun. Hal ini adalah bentuk kecintaan dan dukungan Bhayangkari Lhokseumawe terhadap produk lokal.
Gamar Budiman juga berpesan kepada jajaran Bhayangkari Lhokseumawe dan masyarakat agar mencitai produk lokal sehingga dapat mendukung pengrajin lokal dalam memajukan usahanya serta dapat bersaing dengan produk luar negeri,"ucapnya.
Sementara pemilik sentra pengrajin tas Zulfazri 37, mengatakan usaha tersebut sudah berdiri selama 4 tahun dan saat ini mempunyai 16 karyawan. Dalam satu hari produksi bisa mencapai 160 Tas dan selanjutnya dikirim ke berbagai daerah yang ada di Aceh.
"Lanjutnya Produk kami diantaranya ada tas tali dengan harga Rp. 120 ribu rupiah dengan ukuran sedang yang disebut tas luna, tas besar yang disebut tas Mami dijual dengan harga Rp 140 ribu rupiah,"terangnya (RMD)
Tag :
NEWS

