Kadis PU Subulussalam Lari Dari Wartawan Saat Puluhan Pekerja Harian Duduki Dinas PU

Radaraceh --- Saat bersamaan berlangsungnya Musrenbang tingkat kota di aula LPSE Kota Subulussalam,di kompleks yang sama tepatnya di kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Subulussalam yang hanya berjarak 500 meter,puluhan pekerja harian kebersihan Pertamanan Kota Subulussalam datangi Kantor Dinas tersebut menuntut hak mereka, Selasa (20/03).

Menurut Eliyati (42) salah seorang pekerja harian kebersihan sudah sejak  bulan Nopember 2017 yang lalu sampai hari ini honor kami belum juga dibayarkan. "Kami bukan jual barang dagangan, kami jual tenaga, keringat kami yang kami makan, mengapa pemerintah tega memperlakukan kami demikian,"ujarnya.

Dengan cucuran keringat kami tersebutlah keluarga kami makan. Dimana rasa manusiawinya para pejabat terkait. Kadis PU yang melihat kami hanya menyapa lalu pergi naik mobilnya entah kemana,ujar pekerja. Saat ini hutang kami demi penghidupan sudah melilit pinggang, kami mohon agar segera honor kami dibayarkan hari ini juga,"ujar mereka lagi.

Kepala Bidang Pertamanan Atang mengatakan terkait honor BHL ini,pada tahun 2017 dianggarkan untuk 10 bulan saja. Sehingga tinggal 3 bulan pada tahun ini saja yg belum dibayar.Jadi tidak benar 5 bulan. Tahun ini pun honor pekerja harian pertamanan cuma dianggarkan 10 bulan saja,"ujar Atang menjelaskan.

Kadis PU Kota Subulussalam Edy Muftizar  yang dikomfirmasi para wartawan kenapa honor pekerja harian belum dibayar sampai saat ini, padahal dana untuk mereka sudah diajukan dan sudah ada. Edy mengelak tidak bersedia menjawab dan meminta pers jangan menaikan berita tersebut,"akan kita bayar,"ujar Edy sambil berlalu pergi meninggalkan wartawan.(D)
Tag : NEWS
Back To Top