Radaraceh --- Puluhan guru kontrak Subulussalam datang ke Disdikbud Kota Subulussalam untuk mengklarifikasi atas pemberitaan yang menyatakan terjadi pungutan liar (pungli) terhadap honor guru kontrak, Jum,at (23/03).
Para guru kontrak tersebut menyatakan kedatangan kami ke Disdikbud Kota Subulussalam ini untuk menyatakan keberatan atas beredarnya berita yang menyatakan kami memberi sejumlah uang saat mengambil honor kami di Dinas.Dan membantah adanya honor kami dipotong."tidak benar itu", ujar R (32) yang mengajar di SMP.
Juli Aidarni,S.Pd selaku Pelaksana harian Kasubag Kepegawaian dan Umum Dinas Pendidikan Kota Subulussalam mengatakan hari ini kita undang teman-teman pers untuk mengklarifikasi berita yang selama ini beredar terkait isu pungli terhadap guru kontrak di lingkup Dinas Pendidikan Kota Subulussalam.
Para guru kontrak tersebut menyatakan kedatangan kami ke Disdikbud Kota Subulussalam ini untuk menyatakan keberatan atas beredarnya berita yang menyatakan kami memberi sejumlah uang saat mengambil honor kami di Dinas.Dan membantah adanya honor kami dipotong."tidak benar itu", ujar R (32) yang mengajar di SMP.
Juli Aidarni,S.Pd selaku Pelaksana harian Kasubag Kepegawaian dan Umum Dinas Pendidikan Kota Subulussalam mengatakan hari ini kita undang teman-teman pers untuk mengklarifikasi berita yang selama ini beredar terkait isu pungli terhadap guru kontrak di lingkup Dinas Pendidikan Kota Subulussalam.
Terkait surat yang beredar didunia maya Juli mengatakan "Saya menandatangani surat rekomendasi tersebut atas sepengetahuan Kepala Dinas Pendidikan Kota Subulussalam. Dan saya tidak ada meminta sejumlah uang sepeserpun untuk keluarnya surat rekomendasi tersebut".Dan tidak ada pungutan atau potongan terhadap honor guru kontrak,"ujar Juli (D)
Tag :
NEWS

