Pijay --- Abu Usman Kuta Krueng 'Peusijuek' 208 Calon Jemaah Haji Aceh Kabupaten Pidie Jaya di Mesjid Agung Pante Geulima, Meureudu, Selasa (31/7/2018).
Sebanyak 208 calon jemaah haji terdiri dari 129 jemaah laki-laki dan 79 jemaah perempuan. Dari jumlah jamaah total jamaah 208 orang, 205 orang jemaah akan diberangkatkan pada tanggal 13 Agustus 2018 melalui clouter 11, sedangkan siasanya 3 orang akan berangkat melalui kloter 12 yang bergabung dengan calon jemaah haji Sumatra Utara pada tanggal 14 Agustus 2018.
Sebelum acara peusijuek (tepung tawar) dimulai, seperti biasanya diawali oleh pembacaan ayat suci Al Quranulkarim dan diteruskan Shalawat Badar yang dipimpin Tgk.Fadli, selanjutnya sambutan dari Dinas Syariat dan Dinas Kementrian Agama Kabupaten Pidie Jaya, Sambutan bupati dan diakhiri oleh doa.
Kepala Dinas Kementrian Agama Kabupaten Pidie Jaya, Drs.H. Ilyas Muhammad, MA dalam sambutannya memberi wejangan kepada calon jamaah haji, agar setiba disana untuk berhati-hati terhadap orang-orang yang belum kita kenal dan berpura-pura kenal, dengan tujuan penipuan.
"Kepada jamaah agar berhati-hati terhadap orang-orang yang mengaku mengenal kita, padahal itu modus untuk penipuan. Maka berhati-hatialah!" pesan Kadis.
Walet M.Nasir, salah satu Calon Jemaah Haji yang ikut dalam clouter 11 pada sambutannya yang mewakili seluruh jemaah haji Pidie Jaya memohon do'a restu atas keberangkatan mereka ke Tanah Suci.
"Saya, atas nama seluruh jemaah haji Pidie Jaya memohon do'a restu dan selamat dari masyarakat dan pemerintah Pidie Jaya, agar kami bisa tiba disana dengan selamat dan bisa melaksanakan seluruh Rukun Haji, juga bisa kembali ke tanah air dengan selamat pula. Semoga Allah SWT menjadikan kami semua sebagai Haji dan Hajjah yang Mabrur." pinta M.Nasir.
Acara paeusijuek dilakuakan oleh ulama kharismatik Aceh, Abu Usman Kuta Krueng secara bergiliran, diiringi Shalawat Badar.
Bupati Pidie Jaya H.Aiyub Abbas atas nama pemerintah kabupaten Pidie Jaya mengawali pemberian oleh-oleh (bungoeng jaroe), kepada calon jemaah haji, yang seterusnya diberikan kepada seluruh calon jemaah haji. Selain bungong Jaroe pemerintah juga memberikan sedikit uang saku kepada seluruh calon jemaah haji.
"Saya atas nama pemerintah Pidie Jaya sangat bangga kepada rakyat saya yang telah berhasrat untuk menunaikan rukun islam yang kelima ini. Dan Alhamdulillah, berkat niat yang tulus dan cita-cita yang tinggi disertai upaya menabung dengan tujuan yang mulia, pada hari ini saudara-saudari saya telah di peusijuek, yang Insya Allah pada tanggal 11 dan 12 Agustus telah berangkat ke tanah suci. Kami atas nama pemerintah dan rakyat Pidie Jaya, merasa bangga melepaskan keberangkatan ini, semoga tgk-tgk dan ummi-ummi akan jadi Haji dan Hajjah yang Mabrur" pungkas Bupati.(IA)
Tag :
NEWS

