![]() |
| Kadis Pertanian,Ir Alibasyah M.Si (Baju Garis-garis) Bersama Gubernur Non Aktif Irwandi Yusuf Saat Panen Jagung Beberapa Waktu Lalu |
BIREUEN --- Buntut mencuatnya indikasi penyimpangan program pertanian, yang diberitakan Radar Aceh, Kamis (19/7) malam. Sejumlah petani dikabarkan siap mengungkap bukti-bukti dugaan skandal korupsi yang melibatkan pejabat Dinas Pertanian Kabupaten Bireuen, secara terstruktur dan sistematis.
Selain indikasi ketimpangan pengelolaan dana publik, bernilai miliaran rupiah pada sektor pertanian, tanaman pangan dan holtikultura, juga dugaan penyelewengan program peternakan yang ditengarai berkubang masalah selama beberapa tahun terakhir ini,Jum,at (20/07).
Sejumlah petani di Kecamatan Jeumpa, Juli, Peudada dan beberapa kecamatan lainnya, menyambut gembira munculnya berita kasus Pajali seperti dilansir media ini kemarin. Pasalnya, meskipun perilaku bejat para pejabat, yang menggerogoti uang rakyat, namun jarang diberitakan oleh media massa.
"Bertahun-tahun terjadi penyimpangan pada program pertanian, termasuk kasus penyaluran alat pertanian, serta indikasi permainan distribusi pupuk subsidi, serta ragam bantuan pemerintah lainnya yang diselewengkan. Tapi, tak pernah diberitakan atau pun diproses hukum," sebut sumber petani.
Dia menandaskan, dirinya bersama para petani siap buka-bukaan, mengungkap fakta dan bukti penyelewengan program yang dilakukan oleh mantri tani, beserta pejabat dinas terkait. Bukan saja kasus cetak sawah baru fiktif, maupun bantuan sapi bermasalah. Tetapi, bermacam praktik culas yang seharusnya menjerat tikus-tikus berdasi ini.
Kadis Pertanian Ir Alibasyah M.Si ketika dikonfirmasi pada pukul 16.06 Wib, melalui seluler pribadinya tidak mengangkat meski dengan nada masuk, diduga kadis pertanian tidak ingin menggunakan hak jawab terkait berita yang mencuat baru baru ini, (A,007)
Tag :
NEWS

