Angkatan Terakhir SKGJ PGSD Umuslim di Wisuda

BIREUEN - Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan yang merupakan salah satu Perguruan Tinggi swasta yang mendapat kepercayaan dari Kementerian Pendidikan Nasional untuk mendidik para guru yang belum pernah menempuh pendidikan jenjang Sarjana mewisuda lulusan angkatan terakhir dalam Program sarjana kependidi

Merupakan salah satu Perguruan Tinggi swasta tertua di Aceh telah menghasilkan alumni sebanyak 22.160 Alumni dan  juga telah memiliki alumni dari Program Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan (SKGJ) se-Provinsi Aceh, untuk guru-guru SD, yaitu sebanyak 5.003 guru, Akumulasi jumlah alumni tersebut telah termasuk  wisudawan   Sarjana dan   Ahli Madya  Angkatan XXVIII yang di wisuda selama dua hari di Auditorium Academik Center (AAC) Ampon Chiek Peusangan kampus Umuslim Sabtu-Minggu (7-8/1).

Menurut Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi pada rapat Senat terbuka bahwa  lulusan yang diwisuda Sabtu (7/12) berjumlah  531 lulusan yang berasal  dari  Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, sedangkan untuk hari kedua Minggu (8/1/2017) akan diwisuda sebanyak 460 lulusan yang berasal dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan  Program Sarjana Kependidikan Guru Dalam Jabatan (SKGJ) dan Program Diploma III Kebidanan.

Dihadapan para Wisudwan dan orang tua/wali yang menikuti prosesi wisuda Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MS menyampaiakan kepada lulusan agar dapat merubah paradigma lama ke paradigma baru, dari keinginan dan imajinasi menjadi PNS ke  paradigma enterpreneurship.

Paradigma baru ini akan melahirkan generasi Aceh yang penuh semangat, pekerja keras, inovatif, dan kreatif jelas H.Amiruddin Idris.

Menurut Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi selama ini banyak yang beranggapan termasuk mahasiswa, menjadi PNS adalah pilihan terbaik, karena ia menjamin masa depan sekaligus berstatus sosial tinggi. Mereka masih menganggap PNS-lah yang menjadi lokomotif perubahan dan pembangunan, dan bukannya pengusaha atau kalangan enterpreneur. Justru cara berpikir seperti ini salah, justru yang membawa perubahan dan kemajuan daerah adalah kalangan enterpreneur.

Rektor Umuslim Dr.H.Amiruddin Idris,SE.,MSi juga berpesan kepada lulusan yang diwisuda  agar terus meningkatkan silaturahmi, networking, dan perkuat kerjasama antar-alumni. Alumni akan menjadi kekuatan institusi dan jejaring kerja. Menjadi alumni dari suatu institusi adalah bagian dari kehidupan kita, kemanapun dan dimanapun kita pergi dan berada pada hari ini, status alumni kita tidak bisa kita hilangkan, ia tercatat dengan tinta emas dan melekat ke dalam diri kita masing-masing. 

Umuslim banyak memiliki alumni yang sukses yang bekerja di berbagai sektor atau bidang atau di lembaga pemerintah. Dimana pun Saudara bekerja dan dalam bidang apapun, itu wujud partisipasi Saudara dalam pembangunan jelas H.Amiruddin Idris.

Acara  Wisuda  dilaksanakan selama dua hari Sabtu-Minggu (7-8/1) menghadirkan dua tokoh pendidikan untuk menyampaikan orasi ilmiah yaitu Prof. Dian Armanto, M.Pd, M.A., M.Sc., Ph.D (Guru besar Unimed /Koordinator Kopertis Wilayah I Sumut) dan Drs.Anas M.Adam  Direktur Pembinaan Guru Pendidikan Menegah Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan di Kemendikbud Jakarta.

Turut menyampaikan kata sambutan Kordinator Kopertis Wilayah XIII Aceh Prof,Jamaluddin Idris, M.ed dan Ketua Pembina Yayasan Almuslim Peusangan yang juga anggota DPR RI Drs.Anwar Idris, (Rls)

Tag : NEWS
Back To Top