Masyarakat Kecewa Terhadap Pihak Rekanan Jalan Alternatif Yang Tidak Bisa Dilalui

Bireuen - Jembatan Kutablang merupakan jembatan penghubung antara Banda Aceh dengan Medan yang sekarang lagi di bongkar, sejumlah kendaraan roda dua maupun roda empat dialihakan ke jalan aternatif sesuai dengan hasil rapat forkopimda kebupaten Bireuen beberapa waktu yang lalu, Rabu (29/3/2017).

Salah satu warga setempat M.Nasir (40) warga gampong rancong kecamatan kutablang mengaku kecewa dengan kinerja kontraktor yang menilai pekerjaan proyek pengerasan jalan alternatif tersebut dikerjakan asal jadi hal ini sangat merugikan para pengguna jalan alternatif tersebut.

Proyek dengan anggaran milyaran tersebut dikerjaka oleh PT Takabeya, jalan alternatif tersebut belum lama digunakan, dengan kondisi jalan seperti saat ini yang banyak terdapat lubang sudah banyak menelan korban.

Ini diakibatkan karna faktor pengerjaan jalan yang asal jadi, padahal anggaran yang digunakan tidak sedikit yaitu puluhan milyar, dan hal tersebut sangat kita sayangkan dikarenakan para pengguna jalan mengeluhkan kondisi jalan yang tidak layak saat di lalui oleh kendaran umum mau pun kendaraan pribadi,"ungkapnya.

"Lanjutnya M. Nasir apabila ini tidak di indahkan oleh pihak rekanan maka kami akan melakukan blokade jalan aternatif tersebut dalam waktu dekat ini,"tutupnya.

Saat di hubungi oleh pihak media Radaraceh.com, rabu (29/3/2017) rekanan dari pihak PT. Takabeya Muklis selaku pimpinan utama dalam hal tersebut, menurutnya pekerjaan proyek jalan alternatif yang dikerjakan sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku, walau pun jalan tampak tidak layak untuk dilalui,(faz/fz)

Tag : NEWS
Back To Top