Bireuen - Baitul Mal Kabupaten Bireuen menyalurkan dana zakat, infaq, shadakah (ZIS) tahap 1 tahun 2017 yang bertempat di aula lama sekdakab Bireuen, Senin (22/5/2017).
Dalam cara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bireuen H Ruslan M Daud, seluruh forkompimda Bireuen, para camat dan juga deluruh penerima ZIS.
Kepala Baitul Mal Kabupaten Bireuen Tgk Murtadha melaporkan, "penyaluran Zakat, Infaq dan Shadaqah yang dilaksanakan hari ini merupakan bagian dari keseriusan Pemerintah Kabupaten Bireuen dalam menggalang potensi zakat melalui Baitul Mal untuk membantu para Mustahik dalam mengatasi kesulitan ekonomi.
Dana yang akan kami salurkan adalah hasil pemotongan zakat gaji PNS yang mencapai nisap di atas Rp.3.800.000,- dikenakan pemotongan zakat sebesar 2,5 % dan gaji PNS dibawah Rp.3.800.000,- dikenakan pemotongan infaq sebesar 1 % serta setoran infaq dari rekanan dan pengusaha dalam Kabupaten Bireuen, "ungkapnya.
Selanjutnya, "Penyaluran Dana Zakat hari ini berjumlah Rp. 1.162.910.000, Penyaluran Infaq berjumlah Rp.1.998.272.000, dengan jumlah total penyaluran dana zakat, infaq dan shadaqah pada hari ini seluruhnya sebesar Rp. 3.161.182.000, disa dana kas pada Baitul Mal berjumlah Rp. 787.831, "ujarnya.
Sementara itu Bupati Bireuen H Ruslan M Daud Mengatakan, "mudah-mudahan penyaluran zakat, Infaq dan Shadaqah (ZIS) pada hari ini dapat meringankan beban ekonomi para dhuafa serta saudara-saudara kita para Mustahik sekalian, "paparnya.
"Apalagi ini moment menjelang bulan suci Ramadhan kami sangat mengharapkan sebelum memasuki hari meugang semua penyaluran sudah diterima para Mustahik baik yang disalurkan langsung oleh Baitul Mal sendiri maupun yang disalurkan melalui UPZ dimasing-masing Instansi atau lembaga yang diwakilahkan, "harapnya.
Tambahnya lagi, "Terutama zakat asnaf Fakir yang penyalurannya melalui kantor Kecamatan agar dipastikan sampai ke tangan para mustahik dan tepat sasaran.
Demikian juga zakat asnaf beasiswa miskin yang disalurkan melalui UPZ sekolah/ madrasah dari tingkat SD/ MI sampai dengan SLTA/ MA diharapkan tidak tumpang tindih dengan beasiswa program lainnya, "pungkas Bupati Bireuen. (faZ)
