RADAR ACEH | Sigli- Barisan pedagang daging dadakan di ruas jalan Pasar Pante Teungoh kecamatan Kota Sigli Kabupaten Pidie diserbu oleh warga yang ingin merayakan hari meugang. Meugang merupakan tradisi perayaan sebelum memasuki bulan suci Ramadhan yang khas di Aceh.
Harga daging Kamis (25/5/2017) ini melonjak naik hingga mencapai Rp.180 ribu per kilogramnya. "Harga daging hari ini kami jual Rp 180 ribu, tadi pagi sempat Rp 170 ribu tapi sekarang sudah naik lagi," kata Marzuki, salah satu pedagang daging kepada Radar Aceh.
Meski harga daging mengalami kenaikan drastis, namun kata Marzuki minat pembeli terus meningkat karena setiap hari meugang semua warga di Aceh tentu nya di Pidie ikut membeli daging untuk merayakan bulan suci Ramadhan.
"Walaupun harganya mahal, pembeli hari ini terus meningkat karena untuk kebutuhan meugang," katanya. Harga daging pada hari biasa sebelumnya hanya dijual Rp 120 ribu per kilogam seperti yang sudah di tetapkan pemerintah.
Apalagi menjalang hari meugang Bupati Pidie telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 524/449/v/2017 yaitu larangan kepada pedagang untuk tidak menjual daging di atas harga yang sudah di tetapkan pemerintah dan di himbau juga kepada pedagang jangan berjualan selama dua hari sebelum memasuki meugang.
"Menyambut hari meugang, di kabupaten Pidie sejak hari Selasa dan Rabu kemarin pedagang tidak menjual daging, sesuai dengan Surat Edaran Bupati, sehingga hari ini (saat sudah dibolehkan berdagang daging) terlihat ramai dan meriah suasana meugang khasnya Aceh, "kata Kabid Perdagangan , Idham (FH01) [red-SR]
Tag :
NEWS
