Ahirnya Kekecewaan Warga Desa Badak Terjawab Oleh TMMD Kodim/GL

Dabun Gelang - Rabudin (40) warga Desa Badak, Kecamatan Dabun Gelang penerima bantuan MCK (Mandi Cuci Kakus) atau jamban dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 Kodim 0113/Gayo Lues tampak sangat gembira, Sabtu (29/07).

Ungkapan kegembiraannya dia sampaikan  berulang kali berterima kasih kepada Kodim 0113/Gayo Lues yang telah memilihnya sebagai salah satu dari sekian banyak keluarga penerima bantuan program TMMD.

Menurutnya, bantuan yang diterimanya itu mampu menghapus kekecewaan terhadap para pendata keluarga miskin yang rutin datang dan mengambil gambar ketidak layakan rumahnya.

"Sudah bertahun-tahun didata, difoto tapi tidak ada bantuannya. Realisasinya tidak ada, sekarang tiba-tiba ada bantuan dari TNI, Alhamdulillah. Saya sangat berterimakasih, sangat terbantu," kata Rabudin.

Hal senada diungkapkan M. Saleh (38) warga setempat. Menurutnya, program TMMD itu mampu memperbaiki kondisi sosial masyarakat, khususnya di Desa Badak yang sampai saat ini masih banyak menyisakan rumah tidak layak huni, minim MCK, dan sarana prasarana lainnya.

Menurutnya, walaupun belum menyentuh seluruh warga, program TMMD memberikan perubahan lebih baik bagi warga sekitar. "Kami do'akan TNI makin jaya. Gajinya tambah naik, dan yang bertugas di sini cepat naik pangkat.

Kalau TNI semakin baik mudah-mudahan bisa memberikan bantuan lagi ke sini," kata M. Saleh diamini Rabudin.

Selain bantuan MCK, keduanya juga menyaksikan bantuan lain seperti renovasi Meunasah, pembangunan fasilitas posko keamanan dan infrastruktur jalan.

"Selain pembangunan fisik Meunasah, jamban dan lain sebagainya, kami juga mendapat bantuan kesehatan berupa pengobatan gratis," kata Rabudin dan M. Saleh.

Dandim 0113/Gayo lues Letkol Inf Muhammad Faizal Nasution, S.IP saat ditemui menyebutkan, TMMD yang dipimpinnya itu akan selesai dilaksanakan dalam waktu satu bulan, dibuka tanggal 04 Juli dan ditutup tanggal 02 Agustus 2017.

Menurutnya, pihaknya tidak bisa membantu total seluruh kebutuhan masyarakat, mengingat segala keterbatasan yang dimilikinya. Karena itu, sebagaimana rencana awal pihaknya hanya bisa membantu pembukaan  jalan sepanjang 6.500 meter, pembangunan jembatan 1 unit, perbaikan gorong-gorong 6 unit, perehaban Meunasah 1 unit, pembuatan MCK 6 unit dan pembangunan poskamling 1 unit.

Kemudian, sejumlah kegiatan non fisik juga dilaksanakan mulai dari peningkatan kesadaran bernegara, penyuluhan hukum, penyuluhan pertanian dan kehutanan, penyuluhan bahaya narkoba, pengobatan massal, sosialisasi penerimaan prajurit TNI, pelatihan Saka Wira Kartika serta lomba asah trampil petani (A,007)

Tag : NEWS
Back To Top