Persimpangan Jalan Elak Perlu Rambu Lalu Lintas

Aceh Utara | Arus lalu lintas di persimpangan jalan Elak, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara terutama di Hari Pekan nampak semrawut dan mengalami kemaceta luar bisa.

Apalagi kalangan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menjajakan barang dagangannya yang nyaris menutupi badan jalan. Perlu penertiban dari instransi terkait.
Mantan Mukim Lhok Weng, Asnawi Ali kepada Media ini, Senin (31/7) menjelaskan, rambu rambu lalu lintas sudah sangat mendesak untuk dipasang terutama dipersimpangan jalan.

Ramainya kenderaan baik mobil maupun sepeda motor yang saling berebut mendahului yang datang dari arah kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, dari Nisam ke Krueng Mane kecamatan Muara Batu dan Sawang serta sebaliknya.

"Semenjak jalan Simpang KKA tembus ke Bener Meriah sekitar dua tahun lalu kepadatan lalu lintas di persimpangan jalan Elak kecamatan Banda Baro sudah sangat terasa namun Pemda Aceh Utara seperti tutup mata atas semua yang terjadi di Simpang Elak tersebut.

"Saya tidak tahu apa belum ada usulan dari pemerintah kecamatan Banda Baro hingga Pemkab Aceh Utara tidak beraksi", papar Asnawi.

Geliat Pembangunan Di Kecamatan Baro Lamban

Asnawi lebih jauh memaparkan, geliat pembangunan di kecamatan Banda Baro masih terkesan lambat. Tidak tampak pembangunan yang mencolok sejak kecamatan ini dimekarkan pada tahun 2007. Hampir tidak ada pembungunan selain kantor camat, Polsek dan Koramil.

Menyedihkan, pembangunan yang menyentuh kepentingan rakyat seperti irigasi, jalan gampong dan pasar belum terlihat adanya perobahan. Bahkan pembangunan irigasi Teupin Keubue walau dinyatakan sudah selesai namun air tidak pernah mengalir.

Akibatnya hampir semua persawahan petani kerap mengalami kekeringan eksesnya gagalpanen. Dalam hubungan ini tambah Asnawi Pemkab Aceh Utara harus segera mencari solusi bagaimana irigasi Teupin Keubeu bisa berfungsi. "Jangan biarkan petani Banda Baro terus merana karena gagal panen ",  pungkas Asnawi. (UCR)

Tag : NEWS
Back To Top