RADAR ACEH | Bireuen - Peserta Touring Kilometer Nol Indonesia, Atjeh Amazing Journey 2017, yaitu komunitas Land Rover Club Aceh (LRCA) yang merupakan sebuah perkumpulan penggemar olahraga otomotif 4X4, khususnya pengguna Land Rover.
Para peserta tersebut singgah dikediaman H Yudi untuk menikmati hidangan sate matang yang merupakan makanan khas Kabupaten Bireuen dan juga menikmati rujak manis Kutablang, Selasa (26/12/2017).
H Yudi juga merupakan salah satu peserta Touring Atjeh Amazing Journey dari Bireuen, yang dimana juga ditepung tawar sebelum berangkat menuju ke gunong salak Kabupaten Bener Meriah.
Ketua rombongan Kenedi Husen kepada media ini mengatakan, "kita mulai star kemarin pada tanggal 23 Desember 2017 di hotel padede medan dengan jumlah mobil dari aceh 10 dan dari jakarta ada 14 unit dengan jumlah peserta 58 orang, "ujarnya.
"Kegiatan ini kita lakukan untuk bakti sosial, dan juga untuk mengenalkan budaya aceh, juga sebagai bentuk mengkampanyekan wisata aceh bagi peserta dari jakarta, "terangnya.
Dikatakan juga bahwa ada peserta yang paling tua dari Jakarta yaitu kelahiran tahun 1938 dengan mengendarai sendiri mobil land rover.
Sementara itu H Yudi mengatakan bahwa selesai tepung tawar mereka berangkat menuju gunong salak.
"Tadi kita sebelum berangkat menuju gunong salak kita ditepung tawar dulu, dan nanti kita lanjutkan perjalanan ke gunong salak, lanjut ke Takengon, Gayo Lues dan langsung menuju ke Medan, "pungkasnya. (faZ/Fau)
Para peserta tersebut singgah dikediaman H Yudi untuk menikmati hidangan sate matang yang merupakan makanan khas Kabupaten Bireuen dan juga menikmati rujak manis Kutablang, Selasa (26/12/2017).
H Yudi juga merupakan salah satu peserta Touring Atjeh Amazing Journey dari Bireuen, yang dimana juga ditepung tawar sebelum berangkat menuju ke gunong salak Kabupaten Bener Meriah.
Ketua rombongan Kenedi Husen kepada media ini mengatakan, "kita mulai star kemarin pada tanggal 23 Desember 2017 di hotel padede medan dengan jumlah mobil dari aceh 10 dan dari jakarta ada 14 unit dengan jumlah peserta 58 orang, "ujarnya.
"Kegiatan ini kita lakukan untuk bakti sosial, dan juga untuk mengenalkan budaya aceh, juga sebagai bentuk mengkampanyekan wisata aceh bagi peserta dari jakarta, "terangnya.
Dikatakan juga bahwa ada peserta yang paling tua dari Jakarta yaitu kelahiran tahun 1938 dengan mengendarai sendiri mobil land rover.
Sementara itu H Yudi mengatakan bahwa selesai tepung tawar mereka berangkat menuju gunong salak.
"Tadi kita sebelum berangkat menuju gunong salak kita ditepung tawar dulu, dan nanti kita lanjutkan perjalanan ke gunong salak, lanjut ke Takengon, Gayo Lues dan langsung menuju ke Medan, "pungkasnya. (faZ/Fau)
Tag :
NEWS
