Akibat Kemarau Panjang dan Cuaca Panas, Sawah-Sawah Kekeringan, Distan Pijay Cari Solusi

Pijay --- Sejumlah petani Pidie Jaya yang ikut gabung dalam program pemerintah tentang tanam padi serentak mengeluh karena sawahnya kekurangan air. Seperti yang terjadi gampong Tuha, kecamatan Tringgadeng, sawah miliknya kekeringan, sementara padi sedang bunting dan berbunga. Hal itu diungkapkan warga gampong Tuha melalui kepala desa gampong tersebut, Nurdin Hasan bin Ibrahim, kepada media ini, Kamis (26/7/2018).

Geuchik kepala desa gamong Tuha, Nurdin Hasan Ibrahim menerangkan bahwa sawah-sawah di gampong Tuha dan sekitarnya kekeringan, padahal padi mereka sedang berbunga.

"Puluhan hektar sawah telah kekeringan, sementara padi para petani sedang mau berbunga. Apa yang bisa kami lakukan? Padahal kami menanam ini mengikuti program pemerintah dalam rangka upaya tanam serentak." ucapnya.

Masih menurut Gechik Nurdin, "Sebenarnya sawah kami bisa dialiri air dari irigasi waduk Paya Bie, tapi air yang ada di bendungan sana juga sangat terbatas, bahkann tidak bisa di aliri.
Dalam hal ini, kami mengharap pemerintah melalui dinas pertanian untuk mencari solusi tentang keluhan yang dialami para petani." pinta Nurdin.

"Jika tidak, maka puluhan petani di gampong Tuha dan sekitarnya akan mengalami gagal panen. Bahkan gagal total." pungkas Nurdin.

Sementara dinas pertanian melalui sekretarisnya, Rusdi menjelaskan bahwa baru saja kemaren pihak dinas mengunjungi ke daerah bendungan irigasi. Mereka juga mengakui bahwa akibat cuaca yang cukup panas dan kemarau yang lama ini telah membuat air di penampungan irigasi agak kurang. Hal ini menyulitkan para petani untuk mengairi ke sawah-sawah. Pihaknya telah berupaya mencari solusi dengan cara memberi bensin unruk dialirkan air dari bendungan ke parit yang bisa dialirkan ke sawah-sawah.

"Kita akui, kemarau yang agak lama ini dan cuaca yang cukup panas membuat sawah-sawah pada kekeringan, termasuk pada penampungan di Waduk Paya Bie. Untuk itu, pihak pemerintah telah berupaya membantu bensin untuk dialirkan air dari waduk ke parit yang seterusnya dialirkan ke sawah-sawah secara bergantian." ucap Rusdi.(IA)
Tag : NEWS
Back To Top